SELAMAT DATANG DI BLOGGER "SYAINULLAH WAHANA" SEMOGA BERMANFAAT ---(TERIMA KASIH)---

Kamis, 05 September 2013

Alam Gunung Bawakaraeng


GUNUNG BAWAKARAENG SULAWESI SELATAN

Oleh : Syainullah Wahana (Enal_Clover06@yahoo.com)

Posting Date : 05 September 2013, Perbaharui Posting : 29 September 2013

     Satu lagi potensi Wisata Sulawesi yang sangat diminati oleh kawan-kawan para pecinta alam. Hamparan gunung, bukit, lembah yang mempesona di alam, jalur gunung yang di minati untuk melakukan pendakian. Gunung ini terletak di Sulawesi Selatan yang mempunyai ketinggian 2600 mdpl. Gunung ini sangat terkenal dari para pecinta alam di sulawesi maupun di luar sulawesi bahkan telah di kenal secara global, mereka mendaki untuk memuaskan hasrat di hati hanya untuk melihat keindahan pesona alam yang indah, mereka para pecinta alam sering mengadakan sebuah pendakian 17 an / 17 agustus yang sering kita ketahui yaitu peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia, ada juga yang hanya berwisata dan menikmati ketenangan hidup di alam bebas tanpa ada polusi udara seperti yang selalu kita dapatkan di perkotaan, menenangkan diri sambil berlibur di waktu yang sesaat saja sebelum melaksanakan pekerjaan rutinitas kantornya, dan para mahasiswa pecinta alam yang gemar bepetualang dan bermukin di alam ini menikmati ketenangan hidup di banding di perkotaan yang sering kita dengar desingan suara-suara kendaraan sedangkan di gunung itu hanya terdengar suara gemuru air, burung-burung berkicau, dan masih banyak lagi suara ketenangan di hati para pecinta gunung. Panorama alam yang sangat luar biasa...
     Gunung yang sangat di kenali oleh orang Makassar dan Gowa ini sangat unik. yaitu setiap hari haji, masyarakat yang percaya biasanya beramai-ramai mendaki gunung ini dengan membawa hewan kurban. Mereka menganggap bahwa ketika mereka merayakannya hari raya haji kegiatan di puncak gunung bawakaraeng itu tersebut maka telah menjadi haji yang di beri nama Haji Bawakaraeng, selain itu ada pula masyarakat yang sering mendaki untuk menepati janji bernazar, dengan membawa seekor ayam ke puncak gunung dan melakukan ritual-ritual adat yang mereka pahami.  Namun, para pendaki masyarakat ini biasanya mendaki dengan tidak membawah peralatan yang memadai, yang di bawah seperti para-para pendaki petualang lainnya. Hanya bekal makanan, mungkin karena keterbiasaan mereka mendaki di gunung ini.

    Untuk mencapai jalur untuk naik ke gunung bawakaraeng tersebut maka perjalanan ini di mulai dari kota makassar / Ujung Pandang yang di awali dengan menaiki kendaraan bus, mobil, pete-pete, motor dan kendaraan lainnya, menuju Gowa kemudian malino dan sampailah ke desa lembanna (kaki gunung bawakaraeng) dari desa inilah kita mulai naik gunung hingga mencapai puncak, waktu berkisar 6 - 8 jam.